1. Kol
Manfaat kol sebagai
sayuran sehat sudah tidak perlu diragukan, sayuran yang penuh dengan serat ini
sangat penting untuk kesehatan. Kol atau yang disebut juga dengan kubis,
merupakan salah satu sayuran yang banyak ditemukan di Indonesia.
Kol termasuk jenis
capitata, yaitu sayuran yang memanfaatkan daunnya yang membentuk bulat padat.
Sayuran kol sendiri merupakan sayuran yang berasal dari wilayah Eropa yang
sudah tersebar luas di berbagai belahan bumi. Sekitar empat ratus jenis
varietas kol dibudidayakan di seluruh dunia. Seperti manfaat pada jenis sayuran
contohnya manfaat ketimun, manfaat seledri atau pun manfaat terong, manfaat kol
dengan kandungannya sangat baik bagi tubuh,
Kol banyak yang
menjadikannya digunakan dalam berbagai hidangan makanan seperti salad, sayur
sop atau pada karedok biasa memasukkan sayuran kol untuk menambah
kenikmatannya. Mengkonsumsi berbagai jenis makanan tersebut tidak hanya manfaat
kol yang akan diperoleh namun sejumlah sayuran yang ada di dalamnya yaitu dari
manfaat kentang, manfaat kacang tanah dan manfaat buncis sekaligus.
Kandungan yang terdapat
pada kol adalah sebagai berikut :
Vitamin
A
Vitamin
B kompleks
Zat
besi
Kalium
Ripoflavin
Asam
folat
Kandungan gizi ini
merupakan zat pembangun yang membantu menjadikan proses metabolisme tetap
berjalan dengan baik. Berbagai kandungan kol membuat kesehatan yang memakannya dapat
terjaga agar selalu dalam keadaan baik. Berikut adalah daftar
manfaat kol bagi kesehatan tubuh manusia.
2. Pepaya
Buah pepaya dimakan
dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai
sayuran. Daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah.
Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun
pepaya muda dimakan sebagai lalapan (setelah dilayukan dengan air panas) atau
dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap
menjadi sayuran yang biasa dimakan. Getah pepaya (dapat ditemukan di batang,
daun, dan buah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat
melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah
diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.
Untuk memproduksi
papain, bahan baku yang perlu dipersiapakan adalah getah pepaya. Sementara bahan
penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah
pepaya, sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.
Pengambilan Getah Buah
Pengambilan getah buah dilakukan pada buah yang sudah berumur 2.5-3 bulan. Buah
yang sedang dalam masa penyadapan harus tetap tergantung pada batang pokoknya.
Penyadapan dilakukan sampai tujuh kali dengan interval penyadapan empat hari,
maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar 28 hari. Waktu yang
tepat untuk menyadap adalah pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari
sebelum matahari terbenam.
Daun pepaya juga
berkhasiat obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk
menambah nafsu makan.
3. Ketimun
Mentimun, timun, atau
ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan
tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen
ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung
jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan
memiliki kandungan air cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan.
Potongan buah mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta
banyak dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Habitus mentimun berupa
herba lemah melata atau setengah merambat dan merupakan tanaman semusim:
setelah berbunga dan berbuah tanaman mati. Perbungaannya berumah satu
(monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga hermafrodit (berkelamin ganda).
Bunga pertama yang dihasilkan, biasanya pada usia 4-5 minggu, adalah bunga
jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga hermafrodit apabila pertumbuhannya
baik. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya
jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik.
Buah berwarna hijau
ketika muda dengan larik-larik putih kekuningan. Semakin buah masak warna luar
buah berubah menjadi hijau pucat sampai putih. Bentuk buah memanjang seperti
torpedo. Daging buahnya perkembangan dari bagian mesokarp, berwarna kuning
pucat sampai jingga terang. Buah dipanen ketika masih setengah masak dan biji
belum masak fisiologi. Buah yang masak biasanya mengering dan biji dipanen,
warnanya hitam.
Manfaat Mentimun
Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat
bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral,
seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian
penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun
digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir
dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya
mengurangi pembengkakan di sekitar mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar